Kamis, 28 Mei 2009

Berteman dengan Rekan Kerja: Aset atau Perusak Karir?


Siapapun akan setuju bahwa pertemanan memperkaya hidup kita. Tetapi bagaimana jika berteman di lingkungan kantor? Apakah kita harus memisahkan antara kehidupan pribadi dan kerja atau justru membuat teman sebanyak mungkin di kantor?
Berteman dengan rekan kerja bisa memiliki dampak yang besar bagi karir. Seorang teman bisa membawa Anda masuk pada lingkungan tertentu di kantor atau memberikan saran dan kritik soal pekerjaan yang sedang Anda tangani.
Memiliki teman akrab di lingkungan kantor bisa membuat pekerjaan lebih menyenangkan, bahkan meningkatkan produktivitas dan kreatifitas. Tak sedikit orang yang mendapatkan pekerjaan lewat informasi temannya dan ada perusahaan tertentu yang memberikan penghargaan jika pegawainya bisa memberi referensi teman yang sesuai dengan kebutuhan SDM di perusahaan tersebut.
Meski demikian bukan berarti pertemanan dengan rekan kerja tidak punya dampak negatif, lho. Misalnya waktu kerja Anda berkurang karena habis dipakai untuk bersosialisasi, informasi tentang perusahaan bisa sampai ke pihak yang tidak berwenang dan adanya kelompok pertemanan di kantor bisa menjurus ke arah ekslusifitas dan menimbulkan rasa iri karyawan lain.
Tak bisa dipungkiri memiliki kelompok teman akrab atau ’geng’ di kantor menambah gairah kerja, apalagi mereka juga sering dijadikan tempat curhat seputar pekerjaan. Sayangnya seringkali kita ’mengumbar’ semua keluhan tentang atasan atau rekan kerja yang tidak kita sukai kepada para sahabat di kantor. Kalau ’geng’ kita bisa dipercaya sih nggak masalah, tapi bagaimana kalau isi curhatan kita malah menyebar ke mana-mana dan sampai ke orang yang bersangkutan?
Friends Forever?Apakah pertemanan yang dibangun di kantor memiliki perbedaan mendasar dengan jenis pertemanan lainnya ? tentu saja berbeda, menurut Dr.Jan Yager, dalam buku Friendshifts: The Power of Friendship and How It Shapes Our Lives. Pekerjaan menawarkan jaminan finansial. Jika disuruh memilih antara pertemanan atau sumber pendapatan, kebanyakan orang akan memilih pekerjaannya.
Karena adanya pro dan kontra dalam membangun pertemanan di kantor, Anda harus mempertimbangkan resikonya sebelum memutuskan untuk membuat kelompok pertemanan di kantor. Teman yang tepat bisa memberi pengaruh positif bagi karir Anda, sebaliknya dengan teman yang salah, bisa-bisa Anda akan dipecat.
Karena berada di bawah satu atap dan intensitas pertemuan yang tinggi, sangat mungkin kita memiliki sahabat di kantor, tetapi kemungkinan untuk terjadinya perpecahan juga besar. Hal tersebut mungkin terjadi jika salah seorang dari kelompok tadi mendapat promosi dan harus menjadi atasan teman-temannya.
Untuk itulah banyak orang yang memilih untuk memasang pagar agar tidak bergaul terlalu dekat dengan rekan-rekannya di kantor. Meski begitu, sebenarnya bukan hal yang mustahil untuk menjaga ikatan pertemanan. Bersikap sportif dan profesional, serta saling mendukung untuk kemajuan masing-masing adalah salah satu cara untuk memiliki pertemanan yang solid. (GCM/KCM-dari berbagai sumber/An)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar